amir nak citer tentang kawan amir , miza ... dia kawan PEREMPUAN yang paling baikkkkk .. TERBAIKKK sangat - sangat .. dia darjah 6 tahun 2012 , amir harap dia dapat keputusan yang baik dalam UPSR dan PSRA .. amir dengan dia rapat dekat FB , lepas balik sekolah mesti kitaorang chat sama2 .. miza ada bila amir perlukan , ada bila amir susah , kitaorang kat sekolah tak la macam kat FB , kat sekolah dia malu sikit bila nak cakap dengan amir ..
tapi itu semua cerita dulu , miza dah tak macam dulu .. perubahan miza terlalu ketara ..
amir nampak perubahan ni berlaku selepas miza putus dengan ziyad[kawan amir] , amir nak miza yang lama , ada bila amir sedih , ada untuk buat bahagia .... V_V
*miza .... tolong buat untuk amir , amir nak sangat miza yang lama ^^
MYLIFE AMIRFAUZAN
Saturday, 13 October 2012
Tuesday, 26 June 2012
KATA - KATA SEMANGAT & HIKMAH
KATA - KATA HIKMAH
Jangan berputus-asa kerana biasanya anak kunci terakhirlah yang dapat membuka kunci.Kemahuan yang tinggi akan mengubah persepsi seseorang terhadap sesuatu sehingga yang mustahil pun boleh terjadi.
Lebih baik berusaha menyalakan lilin dari menyumpah kepada kegelapan.
Jangan takut dan segan untuk setiap tindakan yang anda lakukan.Seluruh kehidupan adalah satu ujian.
Orang yang berjaya ialah orang yang melakukan tindakan yang tidak mampu diimaginasikan oleh orang lain, malah tidak mampu dilakukan oleh orang besar sekalipun.
Sebelum mencela pasangan hidupmu, bayangkan mereka yang masih menghiba untuk dikurnia jodoh.
Manusia yang berjaya akan memperolehi keuntungan daripada kesilapannya, dan mencuba lagi dengan cara yang lain.
Berani Berkorban dan Berubah, Kejayaan adalah Ganjarannya
Setiap perkara ada gantinya. Setiap perlakuan ada ganjarannya. Setiap kejadian ada hikmah di sebalik kejadiannya.
Tiada jalan singkat untuk kita sampai ke sesuatu destinasi yang sememangnya jauh. Perjalanan tetap melibatkan langkah demi langkah dan tingkat demi tingkat.
Nabi Muhammad pernah berkata, (Amal yang paling disukai Allah adalah amal yang dilakukan secara terus menerus sekalipun sedikit (HR Bukhari dan Muslim daripada Aisyah)
Kegagalan bermakna bahawa anda belum berjaya lagi.
Orang yang gagal adalah orang yang tidak mampu mengurus masalah.Hanya manusia yang mampu mengurus masalah sahaja yang boleh berjaya.
Orang yang berjaya juga mampu menimbulkan perasaan kagum serta takjub orang lain kerana kejayaan dan kehebatannya
Orang yang berjaya tidak hidup di pinggir peristiwa, bukan orang yang kosong tanpa nilai dan bukan orang yang hanya menjadi pelengkap
Belajar dari pengalaman adalah guru yang paling baik. Jatuh pada lubang yang sama adalah suatu kebodohan.
Sayidina Ali menyatakan “Kalau engkau ingin menjadi raja, maka pakailah sifat qona’ah (puas). Kalau engkau ingin syurga dunia sebelum syurga akhirat, pakailah budi pekerja yang mulia”.
Apabila anda kaya,fikirkanlah saat-saat anda pernah miskin dahulu.
Antara akhlak orang yang berjaya adalah optimis dan tidak berputus asa, mampu memperbaiki kesalahannya dan keluar daripada krisis serta mengubah kerugian menjadi keuntungan
Baik kaya adalah kaya hati, sebaik-baik bekal adalah takwa, seburuk-buruk buta adalah buta hati dan sebesar-besar dosa adalah berdusta
Kecantikan yang abadi terletak pada keelokkan adab dan ketinggian ilmu seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya.( Hamka).
Orang yang takut menghadapi kesukaran selamanya tidak akan maju.
Yang dikatakan kawan bukanlah orang yang sentiasa memuji-muji kamu, tetapi adalah orang yang dapat menunjukkan kesalahan kamu.
"Dan berbuatlah kamu akan kebaikan supaya kamu mendapat kemenangan." (Surah al-Hajj:77)
"Maka sifat sabar itu adalah sikap yang baik, dan hanya Allah sahajalah tempat meminta pertolongan" (Surah Yusuf:18)
Berunding cerdik dengan pandai, faham dua menjadi satu.
Yang paling kita perlukan dalam kehidupan ialah adanya seseorang yang selalu memberi semangat untuk melaksanakan hal-hal yang dapat kita kerjakan. (Davey John Schwartz)
Sabar penghilang penat, tekun pembawa dekat.
Lebih berharga mutiara sebutir daripada pasir sepantai.
Terbang bangau sepanjang hari, ke tasik jua akhirnya dicari.
Biar kamu tidak cantik di mata penduduk bumi tetapi namamu menjadi perbualan penduduk langit.
Siapa yang banyak bicara, banyak pula salahnya; siapa yang banyak salah, hilanglah harga dirinya; siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak warak; sedangkan orang yang tidak warak itu bererti hatinya mati. (Saidina Ali Abu Talib)
Sabda Rasulullah s.a.w: "Akhlak yang buruk merosakkan amal seperti cuka merosakkan madu."
Kita sering mengimbas kembali kenangan lalu tetapi jarang sekali berusaha untuk mengejar impian hari esok.
Manusia yang berbuat baik dengan mengharapkan sesuatu balasan bukanlah manusia yang jujur. Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat, asalkan kamu bersabar dan berpegang teguh dengan agama Allah. (Surah Al-Baqarah:214)
Kekitaan yang erat tiada yang berat.
Jika pada awalnya anda tidak berjaya,cubalah cari kembali arah haluan yang pernah anda lemparkan ke dalam tong sampah.
Tunjuk menjadi telaga budi, ajar menjadi suluh hati
Belajarlah berdiri dahulu sebelum cuba untuk berlari.
Kekayaan yang hilang boleh dikejar dengan usaha yang bersungguh-sungguh.
Kesihatan yang hilang boleh diperoleh dengan ubat-ubatan yang baik tetapi masa yang hilang sekali hilang akan terus hilang.
Jadilah seperti pohon kayu yang berbuah lebat, dibaling dengan batu dibalas dengan buah.
KATA - KATA SEMANGAT ~
- Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
- Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
- Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.
- Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
- Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup.
- Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
- Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
- Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
- Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
- Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
- Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
- Sukses tidak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha meraih sukses
- Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.
- Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
- Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
- Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.
- Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
- Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup.
- Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
- Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
- Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
- Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
- Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
- Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
- Sukses tidak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha meraih sukses
- Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.
- Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
Monday, 20 February 2012
MudahNya Wanita Masuk Syurga
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Apabila seseorang wanita melakukan solat lima waktu, puasa Ramadan, memelihara maruahnya, dan taat suami, maka masuklah mana-mana pintu syurga yang kamu kehendaki.” (Riwayat )
Seroang wanita memang mudah masuk ke syurga berbanding lelaki. Ini kerana, jika seorang wanita itu betul-betul follow apa yang telah ditetapkan dalam agama islam. Syurga adalah tempatnya.
Berbanding dengan lelaki, banyak yang perlu ditanya sebelum masuk ke syurga, Allah akan tanya anak-anaknya, isteri-isterinya, berkenaan apa yang dibuat semasa hayatnya, jihadnya kemana dan semualah. Macam-macam lagi pertanyaan Allah. Tetapi, wanita juga yang paling ramai di dalam neraka kerana solat yang dilakukan oleh seorang wanita itu kadangkala tidak mencegah dirinya daripada perkara keji dan mungkar, wanita juga antara yang suka berpuasa, tetapi puasanya hanya dapat lapar dan dahaga sahaja, tapi masih melakukan dosa-dosa, samaada dosa kecil atau besar.
Wanita antara yang susah menjaga maruahnya, masih membuka aurat, walaupun bertudung, tetapi tidak sangat mengikut tuntutan syarak dan wanita juga juga sering gagal memberi ketaatan kepada suaminya.
Bagaimana dengan menjaga maruah dan taatkan suami? Dua perkara ini lebih ramai yang gagal. Maruah diri tidak dijaga sewaktu keluar kerja. Pakaian yang mendedahkan aurat boleh membawa banyak dosa lain selepasnya. Pergaulan bebas juga boleh membawa kepada dosa mulut, mata dan telinga.
Mengenai mentaati suami, realitinya isteri paling ramai gagal memberi ketaatan kepada suaminya. Perintah suami mudah disanggah isteri dan kehendaknya saja yang dipakai. Layakkah mereka itu masuk syurga dalam keadaan itu?
Insaflah wahai wanita yang bergelar isteri. Jangan jadikan diri anda sebagai orang yang pertama masuk ke dalam neraka.
Semoga segala amalan yang kita lakukan diterima oleh Allah.
Thursday, 26 January 2012
Menghafaz Al - Quran Dan Sebaiknya

Daripada penerangan Sheikh Abdus Salam Bali di atas, dapat difahami bahawa cara untuk menghafal al-Quran untuk jangka masa panjang adalah seperti berikut:
1) Baca ayat dalam baris pertama sebanyak 10 kali dengan melihat mushaf. Kemudian, ulanginya tanpa melihat mushaf.
(Mesti 10 kali. Jangan baca 2 kali, terus mahu mengulang. Cara ini salah. Ikut pesanan Sheikh dengan membacanya sebanyak 10 kali, barulah kemudiannya mengulang tanpa melihat mushaf, supaya ayat yang mahu dihafal melekat di dalam minda dan tahu kedudukan ayat tersebut di dalam mushaf.)
Jika ada masalah dengan perkataan tertentu, maka bacalah perkataan tersebut dengan satu perkataan sebelumnya dan satu perkataan selepasnya sebanyak 5 kali. Kemudian, ulanginya tanpa melihat mushaf.
2) Kemudian, bacalah ayat dalam baris kedua sebanyak 10 kali dengan melihat mushaf. Selepas itu, ulangi ayat dalam baris kedua tanpa melihat mushaf.
3) Setelah ayat dalam baris pertama dan kedua dapat dihafal, bacalah kedua-dua ayat dalam baris pertama dan kedua tersebut dengan melihat mushaf pula sebanyak 3 kali. Selepas itu, ulanginya sebanyak 3 kali juga tanpa melihat mushaf.
4) Ulangi perbuatan di atas untuk ayat dalam baris ketiga, keempat, kelima dan seterusnya sehingga habis satu muka surat.
Cara di atas adalah cara penghafalan jangka masa pendek. Dan hafalan boleh hilang dalam masa beberapa minggu.
Bagaimana untuk menukar penghafalan jangka pendek ini kepada penghafalan jangka panjang?
1) Ambil mushaf dan buka muka surat yang sudah dihafal itu. Baca muka surat tersebut sebanyak 20 kali dengan melihat mushaf. Sebaik-baiknya semasa membaca, jari diletakkan di baris berkenaan.
Perbuatan begini, insyaALLAH akan melekatkan apa yang dihafal kuat di dalam minda. Anda tidak akan lupa, insyaALLAH. Segala puji bagi ALLAH. Kenapa?
Kerana apabila anda membacanya sebanyak 20 kali dengan melihat mushaf, mata anda akan merakam muka surat tersebut dalam bentuk foto ke dalam minda. InsyaALLAH ia akan melekat kuat di dalam ingatan anda dan takkan melupakannya.
Berikut adalah satu lagi video penerangan oleh Sheikh Abdus-Salam Bali:
Tentu ada banyak lagi cara yang boleh digunakan untuk menghafal al-Quran. Cara di atas hanyalah salah satu daripadanya. Semoga ALLAH Ta`ala memberkati Sheikh atas ilmu yang dikongsikan. Juga buat insan yang sudi berkongsi video ini kepada umum melalui youtube, semoga ALLAH Ta`ala memberkati mereka juga, amin…
Semoga ALLAH memuliakan kita semua dengan al-Quran yang mulia, amin.
Wallahu ‘alam. Semoga kita dapat sama-sama amal dan sampaikan.
Cantik Dalam Islam
Rasulullah SAW dengan sahabat-sahabatnya – Abu Bakar r.a., ke rumah Ali r.a.
Di rumah Ali, isterinya, Sayidatina Fatimah r.a., puteri Rasulullah SAW menghidangkan mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik.
Semasa menghidangkannya, terdapat sehelai rambut di dalam salah sebuah mangkuk itu.
Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya agar membuat suatu perbandingan terhadap ketiga-tiga benda tersebut – mangkuk yang cantik, madu dan sehelai rambut.
Abu Bakar r.a. berkata:
“Iman itu lebih cantik daripada mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis daripada madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah daripada meniti sehelai rambut.”Osman r.a. berkata:
“Ilmu itu lebih cantik daripada mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis daripada madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki lebih sulit daripada meniti sehelai rambut.”Ali r.a. berkata:
“Tamu itu lebih cantik daripada mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis daripada madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumahnya adalah lebih sulit daripada meniti sehelai rambut.”Fatimah r.a. berkata:
“Seorang wanita itu lebih cantik daripada sebuah mangkuk yang cantik. Wanita yang berpurdah itu lebih manis daripada madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tidak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit daripada meniti sebuah rambut.”Rasulullah SAW bersabda:
“Seorang yang mendapat taufik untuk beramal adalah lebih cantik daripada mangkuk yang cantik ini, beramal dengan amal yang baik itu lebih manis daripada madu, dan berbuat amal dengan ikhlas adalah lebih sulit daripada meniti sehelai rambut.”Malaikat Jibril a.s. berkata:
“Menegakkan tiang-tiang agama itu lebih cantik daripada sebuah mangkuk yang cantik, menyerahkan diri; harta; dan waktu untuk urusan agama lebih manis daripada madu, dan mempertahankan urusan agama sampai akhir hayat lebih sulit daripada meniti sehelai rambut.”Allah SWT berfirman:
“Syurga-Ku itu lebih cantik daripada mangkuk yang cantik itu, nikmat Syurga-Ku itu lebih manis daripada madu, dan jalan menuju Syurga-Ku adalah lebih sulit daripada meniti sehelai rambut.”
Wanita Yang Haram DiKahwini
1. Perempuan-perempuan yang haram dikahwini itu terbahagi kepada dua bahagian:
i. Haram buat selamanya.
ii. Haram buat sementara waktu.
2. Sebab-sebab haram dikahwini:
i. Haram dengan sebab keturunan.
ii. Haram dengan sebab susuan.
iii. Haram dengan sebab persemendaan.
( Musyaharah )
3. Haram dengan sebab keturunan:
i. Ibu dan nenek hingga ke atas.
ii. Anak dan cucu hingga kebawah.
iii. Adik-beradik perempuan seibu-sebapa atau sebapa atau seibu sahaja.
iv. Ibu saudara sebelah bapa ( adik beradik perempuan sebelah bapa ) hingga ke atas.
v. Ibu saudara sebelah ibu ( adik-beradik perempuan sebelah ibu ) hingga ke atas.
vi. Anak saudara dari adik-beradik lelaki hingga kebawah.
vii. Anak saudara dari adik-beradik perempuan hingga ke bawah. - Firman Allah s.w.t. yang bermaksud:
"Diharamkan ke atas kamu mengahwini ibu kamu, anak saudara, emak saudara sebelah bapa , emak saudara sebelah ibu , anak saudara dari saudara lelaki dan anak saudara dari saudara perempuan kamu ". ( Surah An-Nisaa' - Ayat 22 )
4. Haram dengan sebab susuan :
i. Ibu yang menyusukan.
ii. Saudara perempuan sesusuan. Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :
"Diharamkan ibu-ibu yang menyusukan kamu dan saudara- sudara kamu sepersusuan". ( Surah An-Nisaa' - Ayat 23 )
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud:
"Haram dari susuan sebagaimana haram dari keturunan ". (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Perempuan-perempuan yang haram dengan sebab susuan adalah sama dengan orang-orang yang haram dengan sebab keturunan.
5. Syarat-syarat haram dengan sebab susuan :
i. Ibu yang telah menyusukan itu telah baligh.
ii. Anak yang disusukan itu berusia dua tahun. Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
"Tidaklah susuan itu melainkan dalam lingkungan umur dua tahun". ( Riwayat DaruQutni )
iii. Bilangan menyusu sampai lima kali yang berasingan dan setiap kali menyusu mesti sampai kenyang. Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
" Adalah pada ayat yang diturunkan daripada Al-Quraan ialah sepuluh kali susu yang maklum lagi mengharamkan kemudian dimansuhkan dengan lima kali susu sahaja". ( Riwayat Muslim )
iv. Susu yang diberi kepada kanak-kanak itu mestilah ditelan dan sampai ke perut kanak-kanak itu pada kelima-limanya. Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
"Tidak diharamkan berkahwin dari susuan itu melainkan susuan yang sampai kepada perut kanak-kanak itu dan penyusuan itu pula mesti budak yang menyusu itu belum berumur dua tahun".
Sekiranya tidak memenuhi syarat-syarat yang tersebut maka tidaklah haram berkahwin di antara ibu yang menyusukan dengan anak yang disusukan dan seterusnya.
6. Haram yang disebabkan persemendaan
( Musyaharah ) :
i. Ibu mertua samada dari keturunan atau penyusuan.
ii. Ibu tiri atau nenek tiri hingga ke atas.
iii. Menantu perempuan ( isteri anak ) atau isteri cucu hingga ke atas.
iv. Anak tiri dengan syarat sudah mensetubuhi ibunya, jika belum disetubuhi kemudian diceraikan maka tidak haram mengahwini anak tirinya itu samada anak tiri itu dari keturunan atau penyusuan. Sebagaimana firman Allah s.w.t. yang bermaksud:
" Dan diharamkan ibu isteri kamu dan anak tiri yang di dalam pemeliharaan kamu jika ibunya telah kamu setubuhi , maka jika ibunya belum kamu setubuhi maka bolehlah kamu mengahwini anak tiri itu dan begitu juga haram mengahwini isteri anak kamu yang sejati ". ( Surah An - Nisaa' - Ayat 23 )
Dan firman Allah s.w.t. lagi yang bermaksud:
" Janganlah kamu kahwini perempuan-perempuan yang telah dikahwini oleh bapa kamu ( ibu tiri ) ". ( Surah An-Nisaa' - Ayat 22 )
7. Perempuan-perempuan yang haram dikahwini buat sementara waktu dengan sebab menghimpunkannya :
i. Saudara perempuan sebelah isteri. Sebagaimana firman Allah s.w.t. yang bermaksud: " Dan haram kamu menghimpunkan dua perempuan yang bersaudara kecuali apa yang telah lalu ". ( Surah An- Nisaa' - Ayat 23 )
ii. Anak saudara isteri sebelah bapa.
iii. Anak saudara isteri sebelah bapa.
iv. Anak saudara isteri dari saudara lelaki.
v. Anak saudara isteri dari saudara perempuan.
Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: "Tidak boleh dikahwini seorang perempuan yang dihimpunkan dengan emak saudara sebelah bapadan tidak boleh antara emak saudara sebelah bapa dengan anak perempuan saudara lelaki dan tidak boleh dikahwini seorang perempuan dihimpun dengan emak saudaranya sebelah ibu begitu juga di antara emak saudara sebelah ibu dengan anak perempuan dari saudara perempuan tidak yang besar dengan yang kecil dan tidak yang kecil dengan yang besar ". ( Riwayat At -Tirmidzi )
Rujukan :
Kitab Mathla'al Badrain - Muhammad bin Ismail Daud bin Al-Fathani.
i. Haram buat selamanya.
ii. Haram buat sementara waktu.
2. Sebab-sebab haram dikahwini:
i. Haram dengan sebab keturunan.
ii. Haram dengan sebab susuan.
iii. Haram dengan sebab persemendaan.
( Musyaharah )
3. Haram dengan sebab keturunan:
i. Ibu dan nenek hingga ke atas.
ii. Anak dan cucu hingga kebawah.
iii. Adik-beradik perempuan seibu-sebapa atau sebapa atau seibu sahaja.
iv. Ibu saudara sebelah bapa ( adik beradik perempuan sebelah bapa ) hingga ke atas.
v. Ibu saudara sebelah ibu ( adik-beradik perempuan sebelah ibu ) hingga ke atas.
vi. Anak saudara dari adik-beradik lelaki hingga kebawah.
vii. Anak saudara dari adik-beradik perempuan hingga ke bawah. - Firman Allah s.w.t. yang bermaksud:
"Diharamkan ke atas kamu mengahwini ibu kamu, anak saudara, emak saudara sebelah bapa , emak saudara sebelah ibu , anak saudara dari saudara lelaki dan anak saudara dari saudara perempuan kamu ". ( Surah An-Nisaa' - Ayat 22 )
4. Haram dengan sebab susuan :
i. Ibu yang menyusukan.
ii. Saudara perempuan sesusuan. Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :
"Diharamkan ibu-ibu yang menyusukan kamu dan saudara- sudara kamu sepersusuan". ( Surah An-Nisaa' - Ayat 23 )
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud:
"Haram dari susuan sebagaimana haram dari keturunan ". (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Perempuan-perempuan yang haram dengan sebab susuan adalah sama dengan orang-orang yang haram dengan sebab keturunan.
5. Syarat-syarat haram dengan sebab susuan :
i. Ibu yang telah menyusukan itu telah baligh.
ii. Anak yang disusukan itu berusia dua tahun. Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
"Tidaklah susuan itu melainkan dalam lingkungan umur dua tahun". ( Riwayat DaruQutni )
iii. Bilangan menyusu sampai lima kali yang berasingan dan setiap kali menyusu mesti sampai kenyang. Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
" Adalah pada ayat yang diturunkan daripada Al-Quraan ialah sepuluh kali susu yang maklum lagi mengharamkan kemudian dimansuhkan dengan lima kali susu sahaja". ( Riwayat Muslim )
iv. Susu yang diberi kepada kanak-kanak itu mestilah ditelan dan sampai ke perut kanak-kanak itu pada kelima-limanya. Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
"Tidak diharamkan berkahwin dari susuan itu melainkan susuan yang sampai kepada perut kanak-kanak itu dan penyusuan itu pula mesti budak yang menyusu itu belum berumur dua tahun".
Sekiranya tidak memenuhi syarat-syarat yang tersebut maka tidaklah haram berkahwin di antara ibu yang menyusukan dengan anak yang disusukan dan seterusnya.
6. Haram yang disebabkan persemendaan
( Musyaharah ) :
i. Ibu mertua samada dari keturunan atau penyusuan.
ii. Ibu tiri atau nenek tiri hingga ke atas.
iii. Menantu perempuan ( isteri anak ) atau isteri cucu hingga ke atas.
iv. Anak tiri dengan syarat sudah mensetubuhi ibunya, jika belum disetubuhi kemudian diceraikan maka tidak haram mengahwini anak tirinya itu samada anak tiri itu dari keturunan atau penyusuan. Sebagaimana firman Allah s.w.t. yang bermaksud:
" Dan diharamkan ibu isteri kamu dan anak tiri yang di dalam pemeliharaan kamu jika ibunya telah kamu setubuhi , maka jika ibunya belum kamu setubuhi maka bolehlah kamu mengahwini anak tiri itu dan begitu juga haram mengahwini isteri anak kamu yang sejati ". ( Surah An - Nisaa' - Ayat 23 )
Dan firman Allah s.w.t. lagi yang bermaksud:
" Janganlah kamu kahwini perempuan-perempuan yang telah dikahwini oleh bapa kamu ( ibu tiri ) ". ( Surah An-Nisaa' - Ayat 22 )
7. Perempuan-perempuan yang haram dikahwini buat sementara waktu dengan sebab menghimpunkannya :
i. Saudara perempuan sebelah isteri. Sebagaimana firman Allah s.w.t. yang bermaksud: " Dan haram kamu menghimpunkan dua perempuan yang bersaudara kecuali apa yang telah lalu ". ( Surah An- Nisaa' - Ayat 23 )
ii. Anak saudara isteri sebelah bapa.
iii. Anak saudara isteri sebelah bapa.
iv. Anak saudara isteri dari saudara lelaki.
v. Anak saudara isteri dari saudara perempuan.
Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: "Tidak boleh dikahwini seorang perempuan yang dihimpunkan dengan emak saudara sebelah bapadan tidak boleh antara emak saudara sebelah bapa dengan anak perempuan saudara lelaki dan tidak boleh dikahwini seorang perempuan dihimpun dengan emak saudaranya sebelah ibu begitu juga di antara emak saudara sebelah ibu dengan anak perempuan dari saudara perempuan tidak yang besar dengan yang kecil dan tidak yang kecil dengan yang besar ". ( Riwayat At -Tirmidzi )
Rujukan :
Kitab Mathla'al Badrain - Muhammad bin Ismail Daud bin Al-Fathani.
Thursday, 19 January 2012
Biodata Saidina Abu Bakar As - SiddiQ
Perlantikan Saidina Abu Bakar mendapat tentangan daripada beberapa orang yang ingin melantik Saidina Ali Abi Talib sebagai khalifah kerana Saidina Ali merupakan menantu dan anak saudara Rasulullah s.a.w. Golongan Syiah yang merupakan golongan daripada keluarga Bani Hashim menentang perlantikan Saidina Abu Bakar. Tentangan itu tamat selepas Saidina Ali Abi Talib membaihkan Saidina Abu Bakar.
Kewafatan Saidina Abu Bakar
Saidina Abu Bakar wafat dua tahun selepas menjadi khalifah iaitu pada 23 Ogos 634 di Madinah . Sebelum kewafatannya, Saidina Abu Bakar mengesa masyarakat menerima Saidina Umar Al-Khatab sebagai khalifah yang baru.
Saidina Abu Bakar dikebumikan di sebelah makam Nabi Muhammad s.a.w. di Masjid an-Nabawi yang terletak di Madinah.
Sumbangan Saidina Abu Bakar
Saidina Abu Bakar banyak menyumbang terhadap perkembangan Islam walaupun hanya memerintah selama dua tahun (632-634). Beliau berjaya menumpaskan golongan Riddah yang ada diantaranya murtad dan ada diantaranya mengaku sebagai nabi. Beliau juga mula mengumpulkan ayat-ayat al-Quran dan beliau juga berjaya meluaskan pengaruh Islam.
Beliau pernah menjadi kaya, dia juga dikenang jasanya kerana membebaskan beberapa hamba yang beragama Islam daripada tuan mereka yang kafir termasuklah Bilal Bin Rabah. Saidina Abu Bakar as Siddiq, sahabat Nabi Muhamad saw yang begitu tinggi darjatnya, dijamin masuk syurga dan imannya begitu teguh.
Abu Bakar as-Siddiq merupakan khalifah pertama bagi umat islam (632-634). Beliau pada awalnya digelar Abdul Kaabah (hamba Kaabah) tetapi selepas beliau memeluk islam beliau menukar nama kepada Abdullah ibni Abi Qahafah. Beliau dilahirkan 2 tahun selepas kelahiran Rasulullah S.A.W.
Namun beliau sering digelar Abu Bakar ( yang bermaksud unta muda di didalam bahasa arab) kerana beliau amat gemar membiak unta. Beliau amat terkenal dengan gelaran As-Siddiq (yang membenarkan).
Saidina Abu Bakar As-Siddiq merupakan sahabat Nabi Muhammad s.a.w. yang paling rapat sekali. Semasa Nabi Muhammad s.a.w. berhijrah dari Makkah ke Madinah pada tahun 622, hanya beliau seorang yang mengikuti Rasulullah s.a.w. tanpa ditemani oleh orang lain.
Rasulullah S.A.W mengahwini anak perempuan beliau iaitu Saidatina Aishah tidak lama selepas penghijrahan ke Madinah berlaku. Beliau seorang yang jujur, berbudi pekerti, adil, tegas dan memiliki sifat yang terpuji
As-Siddiq
Beliau mendapat gelaran As-Siddiq kerana sentiasa membenarkan setiap perkataan dan tindakan Rasulullah S.A.W. Peristiwa yang membawa kepada gelaran ini ialah apabila berlakunya peristiwa Isra dan Mi'raj yang telah dialami oleh Rasulullah S.A.W. Apabila orang ramai mengatakan baginda berdusta, malah ada dikalangan sahabat yang ragu-ragu tentang peristiwa tersebut, Saidina Abu Bakar menjadi pertama membenarkan dan mempercayai peristiwa tersebut dengan penuh keyakinan tanpa ragu-ragu.
Khalifah Islam Pertama
Semasa Rasulullah s.a.w. sedang sakit tenat, baginda mengarahkan supaya Saidina Abu Bakar mengimamkan solat orang Islam. Selepas kewafatan Nabi Muhammad s.a.w., sebuah majlis yang dihadiri oleh golongan Ansar dan Muhajirin ditubuhkan untuk melantik seorang khalifah bagi memimpin umat Islam. Hasil daripada perjumpaan itu, Saidina Abu Bakar dilantik dan menjadi khalifah pertama umat Islam.
Subscribe to:
Comments (Atom)

